Systems Development and Procurement
1.
Why do organizations choose one
software development methodology over another? What are two factors that affect
this decision? Why do organizations consider each of these factors when
selecting a software development strategy?
Pengembangan software yang
bagus adalah software yang mempunyai ide dan kreativitas yang bagus lalu bisa
di luncurkan di pasardengan cepat. Peluncuran yang cepat ini membutuhkan penggunaan
ulang coding sehingga pembuatan software bisa lebih cepat tanpa membuat error. Lalu
2 faktor yang berpengaruh adalah tipe project yang dikerjakan dan budaya yang ada
di dalam organisasi. Faktor-faktor itu harus diperhatikan karena dalam mengembangkan
sebuah software membutuhkan waktu dan modal untuk diinvestasikan. Waktu menjadi
penting karena akan ada akibat seperti delay cost jika terjadi sesuatu. [1]
2.
What steps do organizations
take when they decide to buy rather than build software? What activities occur
in each step? How is an RFI different from an RFP? Does the logical approach to
systems procurement always prevail? What are examples of ways in which the
human element affects information systems procurement decisions?
Langkah-langkah yang
diambil ketika mereka membeli daripada membuat software:
1. Planning
2. Analisis RFI
3. RFP
4. Evaluasi dan seleksi
vendor
5. Negosiasi kontrak dan
penandatanganan kontrak
6. Kustomisasi software
7. Implementasi ke Organisasi
8. Perawatan Software
IT Staff akan mencari software
yang paling cocok dengan keinginan perusahaan, lalu RFI akan meminta kepada
vendor-vendor yang sudah dianggap cocok. Setelah itu akan diputuskan untuk
membangun atau membeli software. Lalu RFP meminta proposal untuk untuk membeli
software dengan mengirimkan detail yang dibutuhkan untuk membangun sebuah
software. Lalu akan di evaluasi oleh vendor, organisasi akan mentandatangani
kontrak jika usdah cocok dan siap untuk diimplementasikan kepada organisasinya.
RFI hanya meminta
informasi sedangkan RFP sudah meminta proposal apakah akan membeli software
dengan mengirimkan detail yang dibutuhkan untuk membangun software untuk
organisasi.
Pendekatan logika tidak
selalu menjadi jalan terbaik, dan belum tentu menghasilkan hasil yang terbaik.
Peran Manusia sangat
penting dalam pengembangan maupun pembelian software, manusia dapat bekerja sama
dalam Cross-functional team. Cross-functional team digunakan untuk memecahkan
masalah komunikasi yang terjadi dalam antar divisi. Manusia juga bisa dijadikan
sebagai konsultan dan Senior Management.
[1] Itinfo.am, 'Software Development Methodologies', 2016. [Online].
Available: http://www.itinfo.am/eng/software-development-methodologies/.
[Accessed: 26-Mar-2019]
Comments
Post a Comment