Posts

Showing posts from January, 2019

Databases and Data Warehouses

·        The Nature of Information System 1.      Structured, Unstructured, and Semi-Structured Information §   Structured Informasi yang terstruktur sehingga dapat dipecah menjadi banyak komponen. Contohnya kartu kredit, yang mengandung informasi nama depan, nama belakang, alamat, nomor telepon, email, dll. §   Unstructured Informasi yang tidak mempunyai struktur sehingga tidak bisa dihubungkan yang satu dengan yang lain. Contohnya Folder Manila yang isinya tentang perkara hukum, seperti foto, catatan, koran, artikel, dll. §   Semi-Structured Information Informasi yang berada di tengah-tengah terstruktur dan tidak terstruktur, tapi masih dalam keadaan yang bisa dikategorikan. Contohnya, Informasi mempunyai tanggal, penulis, topik, dll. 2.      Metadata §   Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, atau setidaknya menjadikan suatu informasi muda...

Review Questions No 3-4 & 3-10

1. What are the different strategies for creating and deploying software ? Perusahaan IT menggunakan beberapa jenis strategi untuk menjual software mereka. Biasanya Software buatan perusahaan IT dijual kepada perusahaan atau individu. Selain itu, ada juga software yang bentuknya adalah commercial off-the-shelf (CotS) di mana software tersebut telah dijual dalam bentuk yang telah siap pakai (Beli, Install, Pakai). Ada juga software yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan yang spesifik seperti SAS untuk analisa statistika dan cardiff yaitu software yang memeriksa tulisan tangan dalam kertas. Ada juga software as a service (software sebagai jasa) dimana software tersebut atau sistem informasi yang dijalankan dari jauh oleh suatu perusahaan lain yang menyediakan jasa tersebut, biasanya perusahaan yang berlangganan membayar biaya bulanan. Ini adalah salah 1 bentuk dari cloud computing di era ini. Beberapa perusahaan juga meminta perusahaan IT untuk membuat software khusus untuk per...

Information Systems and Strategy

·        Porter’s Five Competitive Forces 1.      Threat of new entrants Pendatang baru bisa menjadi ancaman dalam bisnis sehingga kita harus   memperkuat posisi bisnis kita. Dengan cara membuat sebuah hambatan masuk, salah satunya dengan memperkuat identitas brand kita sehingga konsumer lebih percaya dengan produk kita dan enggan untuk pindah ke produk lain. Dengan memperkuat brand kita juga dapat mempertahankan posisi kita di dalam pasar. Selain itu juga ada Switching Cost, meningkatkan switching cost dibuat agar konsumen enggan pindah dari supplier sat uke supplier yang lain karena biaya uang dan biaya psikologis. Selain itu juga ada Network Effects, teknik ini digunakan untuk meningkatkan nilai sebuah produk dengan cara meningkatkan banyaknya pengguna. 2.      Power of Buyers Buyer Power dapat meningkat saat supplier lain dapat memberikan pelayanan yang sama dan pembeli dapat berubah ke supplier ...